Cheat Sheet Materi 4

TI5002 / Analisis Data dan Statistika · Analisis Faktor Eksploratori

1 · Tujuan & ide dasar

  • 2 tujuan: (1) mengidentifikasi konstruksi yang mendasari data; (2) mengurangi jumlah variabel agar mudah ditangani
  • Proses mentransformasi variabel orisinal → variabel baru (faktor) yang saling tidak berkorelasi
  • Faktor = kombinasi linier variabel orisinal (atau sebaliknya)
  • Faktor diurutkan variansi terjelaskan menurun: F1 paling informatif, faktor terakhir paling sedikit
  • Jumlah faktor maksimum = jumlah variabel awal (p); umumnya diambil sejumlah kecil yang dinilai mencukupi
2 variabel (12 responden): var X1 12,17 + var X2 13,23 = 25,40 = var F1 25,31 + var F2 0,09. Total variansi tetap, tapi F1 membawa hampir semuanya → cukup 1 dimensi.

2 · PCA vs common factor

PC1PC2 X1X2X3 CF1CF2 X1X2X3 PCA: variabel → komponenCFA: faktor → variabel + e + error unik e
PCA : PCm = wm1X1 + wm2X2 + … + wmpXp
CFA : Xp = vp1CF1 + … + vpmCFm + ep
  • PCA: komponen = kombinasi variabel, tanpa suku error
  • CFA: variabel dijelaskan faktor umum + error unik e

3 · Syarat input & kecukupan data

  • Variabel awal punya landasan teoritis/logis
  • Sejauh mungkin metrik
  • Magnitude (skala) seragam; jika tidak, standardisasi atau pakai matriks korelasi sebagai input

KMO (kecukupan sampel keseluruhan):

0,90marvelous0,60mediocre
0,80meritorious0,50miserable
0,70middling<0,50unacceptable

Diagonal matriks korelasi anti-image = kecukupan tiap variabel. Jika < 0,50 → penyertaan variabel perlu dipertimbangkan kembali.

KMO 0,74 antara 0,70 dan 0,80 → middling.

4 · Menentukan jumlah faktor

a priorinilai eigen% variansi terjelaskanscree plot
  • Eigen > 1 → faktor dipertahankan
  • % variansi kumulatif cukup besar
  • Scree plot: pertahankan faktor sebelum titik siku (kurva mulai mendatar)
1 12.754621.774930.377140.06550.0285Component numberEigenvaluesiku di faktor 3 → ambil 2
Proporsi faktor k = eigenk / p
Kumulatif = Σ eigen / ppada matriks korelasi, total variansi = p (jumlah variabel)
FaktorEigenProp.Kum.
12,75460,55090,5509
21,77490,35500,9059
30,37710,07540,9813
40,06500,01300,9943
50,02850,00571,0000

Simpulan: eigen > 1 hanya F1 & F2 → 2 faktor, 90,6% variansi. Contoh: 2,5/5 = 50%; (2,7546+1,7749)/5 = 90,6%.

5 · Bobot faktor & komunalitas

Komunalitas h² = Σ (bobot)² pada faktor yang dipertahankankuadratkan dulu, baru jumlahkan (bukan jumlah bobot)

Komunalitas = proporsi variansi variabel yang dijelaskan faktor-faktor yang diekstraksi.

X1: (−0,30)² + 0,85² = 0,09 + 0,7225 = 0,81. Bobot 0,6 & 0,8: 0,36 + 0,64 = 1,00. X5 komunalitas 0,96 → 96% variansinya terwakili.
F1F2h²V1V2
X1−.30.85.81−.17.89
X2.05.92.83.18.90
X3−.94.28.94−.89.41
X4.95.23.94.97.09
X5.94.27.96.97.13

F1,F2 = tanpa rotasi; V1,V2 = Varimax. Variansi terjelaskan: tanpa rotasi 2,755 & 1,775; varimax 2,735 & 1,794 (total tetap; komunalitas tidak berubah).

6 · Rotasi faktor

F1 rotasiF2 rotasi F1 rotasiF2 rotasi 90°85° OrthogonalOblique F1F2F1F2
  • Orthogonal (mis. Varimax): sumbu tetap tegak lurus 90° → faktor tetap tak berkorelasi
  • Oblique: sumbu boleh membentuk sudut lain (mis. 85°) → faktor boleh berkorelasi
  • Tujuan rotasi: tiap variabel jelas masuk ke satu faktor

7 · Langkah membaca output (contoh 5 variabel)

  1. Matriks korelasi: cari kelompok korelasi tinggi. X4–X5 = 0,927; X3–X4 = −0,832; X3–X5 = −0,774 (tanda − = arah berlawanan, bukan lemah); X1–X2 = 0,610; X1–X4 = −0,018 → 2 kelompok
  2. Cek KMO & anti-image
  3. Tentukan jumlah faktor (eigen, % variansi, scree)
  4. Rotasi (Varimax)
  5. Kelompokkan variabel ke faktor dengan bobot terbesar; beri nama
  6. Cek komunalitas
PernyataanFaktor (varimax)
X1 biaya izin pusat vs daerah; X2 masalah pusat vs daerahF2
X3 pegawai ramah-sopan; X4 dikenal personal; X5 tak profesional → tak kembaliF1 (X3 bertanda −)

8 · Skor faktor & validasi

  • Skor faktor = kombinasi linier variabel standar dengan koefisien skor faktor
Skor F1 = −0,039X1 + 0,089X2 − 0,315X3 + 0,359X4 + 0,359X5
  • Skor faktor dipakai sebagai input analisis lanjut (cluster, diskriminan, regresi berganda); variabel awal direduksi → hitungan lebih mudah
  • Validasi = replicability: bagi data jadi dua (atau pakai data lain terpisah), ulangi analisis, bandingkan dengan hasil awal

Dirangkum dari slide Minggu 4 (TI5002). Cocokkan lagi dengan slide untuk detail lengkap.