Cheat Sheet Materi 1

TI5004 / Metodologi Penelitian dan Literasi Digital ยท Hakekat Penelitian

1 · Definisi penelitian

  • Krishnaswamy (2006): penyelidikan sistematik dan kritis untuk memahami fenomena atau memecahkan masalah
  • Sekaran & Bougie (2013): usaha sistematik & terorganisasi menyelidiki masalah spesifik / fenomena. Jika jawaban sudah ada di literatur, bukan penelitian
  • Riset = inquiry terorganisasi, sistematis, berbasis data, kritis, ilmiah. Riset ilmiah = langkah logis + metoda rigorous (identifikasi masalah, kumpulkan & analisis data, simpulan valid)
  • Alasan penting: sistem terintegrasi = bentuk teknologi → menghasilkannya perlu sains & penelitian → dipakai juga untuk bekerja, bukan hanya pendidikan
  • Dalam kerja: pendekatan penelitian memungkinkan solusi yang efektif; thesis = bentuk penelitian formal

2 · Basic vs applied

Basic (fundamental)Applied
Tujuanmemahami fenomena, bangun teori umummemecahkan masalah tertentu saat ini
Pemicucuriosityneed / problem
Hasiltheory / explanationproduct / services / method
Sifatneutral, public domainpurposive, private domain
Berlakuumumspesifik
Suksespublikasi jurnal; norma absolutberguna bagi keputusan sponsor; norma sponsor
SebutanDiscoveryInvention

3 · Jenis penelitian (Kumar 2011)

Aplikasi: pure / appliedTujuan: descriptive, correlational, explanatory, exploratoryMode of enquiry: quantitative / qualitative
JenisTema
Descriptivegambarkan secara sistematis situasi, masalah, fenomena, program
Correlationaltemukan / tetapkan ada tidaknya hubungan atau saling-ketergantungan
Explanatoryjelaskan mengapa & bagaimana hubungan terbentuk
Exploratoryarea yang belum banyak diketahui / uji kelayakan (feasibility, pilot study)

4 · Kuantitatif vs kualitatif

KuantitatifKualitatif
Filosofirasionalismeempirisme (pengalaman indrawi)
Pendekatanterstruktur, kaku, predeterminedtak terstruktur, fleksibel, terbuka
Tujuankuantifikasi variasideskripsi variasi
Variabelukur / klasifikasideskripsi
Sampelbesarsedikit kasus
Fokussempit, banyak respondenbanyak isu, sedikit responden
Nilaireliability & objectivity (value-free)authenticity (tak klaim value-free)
Topikprevalence, extent; regularitas & teoripengalaman, makna, persepsi, perasaan
Analisisfrekuensi, cross-tab, statistikidentifikasi tema
Laporananalitis, inferensideskriptif, naratif

5 · Ilmu & metoda ilmiah

  • Ilmu = pengetahuan tersusun konsisten, kebenarannya teruji empiris. Pragmatisme: hipotesis diterima selama tak ada fakta yang menolak; cari kebenaran yang bermanfaat, bukan absolut
  • Metoda ilmiah = prosedur sistematis mendapat ilmu; penelitian = operasionalisasi metoda ilmiah; karya ilmiah = demonstrasi argumen penalaran
  • 5 langkah: perumusan masalah → kerangka berpikir → hipotesis → pengujian → kesimpulan
  • Berpikir: speculative (pengalaman, intuisi) vs critical / analytical (teliti, mendalam); ilmiah didominasi analytical
  • Analytical: redefinition (istilah tepat, tak ambigu), explication (bahasa simbolik), illustration (arti sesuai penggunaan)
proporsi cacat = (item cacat / item total) × 100%contoh explication

6 · Deduktif vs induktif

Teori umumKasus khususTeori umumKasus 1 ... nDeduktifkoherensiInduktifkorespondensi
Isi
Deduktifumum → khusus; silogisme (premis mayor, premis minor, kesimpulan); tepat jika premis benar & kesimpulan valid; matematika; hypothetico-deductive (Popper): kerangka teoritis → hipotesis → deduksi; mode kuantitatif
Induktifkhusus (banyak kasus individual) → umum; mulai dari data / fakta → hipotesis & teori; mode kualitatif
Gabunganlogico-hypothetico-verifikatif: hipotesis dari induksi, diperiksa dengan deduksi

Empirical science (fisika, biologi, sosial) → hypothetico-deductive; formal science (matematika) → metode aksiomatik.

7 · Ciri riset & alur penelitian ilmiah

  • Dimulai dari pertanyaan · perlu rencana · pertanyaan jelas · selesaikan masalah utama lewat subproblem · ikuti arahan hipotesis · terkait fakta & interpretasi · melingkar
1 Deskripsi masalah2 Kerangka teoritis3 Hipotesis4 Metodologi5 Hasil6 Kesimpulan & saran

Deskripsi masalah: latar belakang, identifikasi, pembatasan, perumusan, tujuan, kegunaan. Rumusan baik = setengah jawaban.

8 · 9 karakteristik penelitian

Purposivenesstujuan jelas, terfokus
Rigorcermat, teliti, konsisten; teori & metodologi kokoh
Testabilityhipotesis dapat diuji secara logis dengan data
Replicabilitydapat diulang di situasi serupa
Accuracytingkat kepercayaan
Precision & confidencepresisi = kedekatan dengan realitas (confidence interval); confidence = probabilitas estimasi benar (confidence level)
Objectivitysimpulan dari analisis data, bukan emosi / opini
Generalizabilitylingkup keberlakuan; hasil terapan biasanya terbatas
Parsimonypenjelasan sederhana lebih disukai

9 · Kesulitan & norma absolut

  • Sulit 100% ilmiah (ukur hal subyektif: feelings, attitudes, perception); tak semua kriteria terpenuhi; sampel representatif sulit
5 norma absolut
Universalismdinilai dari kaidah ilmiah, bukan individu / organisasi / negara; bukti bisa ditantang
Organized skepticismjangan terima gagasan baru tanpa pertimbangan kritis
Disinterestednessnetral, terbuka, tak fanatik
Communalismpengetahuan milik bersama; metodologi dijelaskan rinci; diakui setelah dikaji & dipublikasi
Honestyjujur di semua aspek

10 · Riset engineering & sikap peneliti

  • Engineering = aplikasi sains pada sistem nyata untuk manfaat manusia; ikuti metode ilmiah, verifikasi independen oleh pakar lain
  • Thiel (2014): berlaku pada sistem manusia, practical outcomes, bermanfaat bagi kemanusiaan, berdasar etika, pertimbangkan lingkungan, uji berstandar industri
  • Penelitian baik: tujuan jelas · proses rinci · rancangan seksama · batasan disampaikan jujur · etika tinggi · temuan jernih · simpulan terjustifikasi
  • Sikap peneliti: berdasar fakta; cari teori yang tak terbantahkan; sadar bisa salah (simpulan sementara); terbuka kritik & koreksi; bangun model dari teori yang diterima luas
  • Thesis: mampu temukan masalah, susun metode, jalankan untuk dapat solusi, beri rencana implementasi

11 · Cone of science

Create (technology) → improve man's livingControl → harness knowledgePredict → gain foreknowledgeExplain → advance knowledgeTHEORY → create new knowledgeValidate, verify → dengan dataFormulate, propose → hipotesis, model, prinsipEnquire critically, think creatively → konsep / constructStudy, observe → fenomena, pengetahuan lampau

12 · Filsafat ilmu

CabangTanyaIsi
Ontologiapa yang dikajihakikat objek; ilmu pilih probabilitas; asumsi
Epistemologibagaimana mendapat ilmumetoda ilmiah & penulisan ilmiah
Aksiologiuntuk apa ilmuilmu & moral, tanggung jawab ilmuwan
Kriteria kebenaranArti
Religikebenaran ilahiyah, landasan iman
Pragmatisterbukti empiris / berguna praktis
Korespondensisesuai objek faktual
Koherensikonsisten dengan pernyataan benar sebelumnya (matematika: aksioma → teorema)
  • Sumber pengetahuan: wahyu · intuisi · fakta (induktif / empiricism) · rasio (deduktif / rationalism)
  • Berpikir filsafat: menyeluruh, fundamental (skeptis), spekulatif (pilih yang andal)
  • Sarana berpikir ilmiah: bahasa, penalaran, matematika (deduktif) & statistika (induktif, uji hipotesis)
  • Asumsi: Newton (zat, gerak, ruang, waktu mutlak) vs Einstein (relatif, E=mc2). Syarat: relevan & operasional, dari keadaan sebagaimana adanya, konsisten & eksplisit
  • Asumsi LP: divisibility, proportionality, additivity, certainty, non-negative
  • Batas ilmu: terbatas pengalaman yang dapat dibuktikan; benar / salah, bukan baik / buruk; spesialisasi

13 · Evaluasi alat ukur

Reliable, tidak validValid, tidak reliableValid & reliable

Valid = mengukur konsep yang ingin diukur. Reliable = konsisten / andal.

14 · 5 tingkat AI

1 LLM2 Agentic3 Multi agent4 AGI5 ASI

LLM: pahami & hasilkan teks (ChatGPT, Gemini, Claude). Agentic: rencanakan & jalankan tugas mandiri. Multi agent: beberapa agen terspesialisasi bekerja sama. AGI: kognitif setara / melampaui manusia. ASI: jauh melampaui manusia tercerdas.

15 · Teori, hipotesis, prediksi

  • Teori (≈ theoretical model) = model segmen dunia nyata yang terobservasi; abstraksi hasil pendekatan rasional + empiris
  • Understanding = pengetahuan tentang interaksi antar komponen sistem (teori)
  • Prediction = kemampuan memperkirakan nilai / perilaku suatu unit atau beberapa unit, dan mengantisipasi kondisi sistem keseluruhan
  • Syarat teori ilmiah: koheren dengan teori sebelumnya + korespondensi dengan fakta empiris (cocok data tapi bentrok teori mapan = baru korespondensi)
  • Hipotesis = perkiraan (prediksi) yang kebenarannya dibuktikan dengan data; disusun deduktif dari premis yang sudah benar
  • Rasionalisme itu pluralistik: banyak premis → banyak penjelasan untuk satu objek

Dirangkum dari slide kuliah TI5004 (Materi 1). Cocokkan lagi dengan slide untuk detail lengkap.