Cheat Sheet Materi 3

TI5004 / Metodologi Penelitian dan Literasi Digital ยท Perumusan Masalah

1 · Definisi masalah

  • No Problem, No Research: penelitian = usaha sistematik & terorganisir memecahkan masalah pada sistem terintegrasi
Masalah = a perceived difference between what a situation is and what it should be
  • Perceived = dirasakan / dipersepsikan → ada orang atau kelompok pemilik masalah
  • What it should be = yang diinginkan / preferensi → kriteria solusi
  • Situasi: penyebab belum diketahui; banyak alternatif solusi
  • Gap: yang seharusnya vs yang terjadi · yang diperlukan vs yang tersedia · yang diharapkan vs kenyataan

2 · Mengapa rumusan masalah penting

Destination sebelum journeyFondasi penelitianInput proses (kualitas output)
  • Tujuan jelas → mudah susun rancangan & tentukan rute terpendek (cara sampling, percobaan)
  • Rumusan baik = setengah jalan penelitian: arahkan literatur, beri gambaran metode, jelaskan kriteria selesai, gambarkan hasil
  • Masalah di sistem terintegrasi (people, materials, information, equipment, energy) tidak langsung terlihat; perlu proses memahami sistem nyata: ubah abstrak → kongkrit

3 · Posisi dalam proses penelitian (Sekaran 2000)

Observasi(minatpenelitian)PERUMUSANMASALAH(RQ)Kerangkateoritis &variabelHipotesis(dugaandiuji)RancanganpenelitianData, olah,analisisPenyimpulanH diterima?RQ terjawab?Laporan,presentasi,keputusanData awal: wawancara + studi literatur

4 · Jenis masalah · sistem

SimpleComplex
Elemensedikitbanyak
Interaksisedikit, terorganisasibanyak, longgar
Atribut elemensudah ditentukantidak ditentukan
Perilakuhukum jelasprobabilistik
Evolusitak berevolusi, cenderung tertutupberevolusi, terbuka
Subsistemtak punya tujuan sendiripurposeful, bangkitkan tujuan sendiri

5 · Jenis masalah · partisipan

UnitaryPluralistCoercive
Kepentingansamadasar kompatibeltak sama
Nilai & keyakinansangat kompatibelbeda sebagianbertentangan
Tujuan & carasepakatbelum tentu sepakat, kompromi mungkintak sepakat, kompromi sejati tak mungkin
Keputusansemua ikutsemua ikutsebagian dipaksa menerima

6 · 6 konteks masalah (sistem × partisipan)

UnitaryPluralistCoercive
Simple✓✓✓
Complex✓✓✓
  • Simple-unitary: tujuan mudah ditetapkan; model kualitatif / terstruktur
  • Simple-coercive: beda kepentingan; tiap kelompok pakai kekuasaan memaksakan strateginya; sumber kekuatan mudah dikenali
  • Complex-unitary: tentukan tujuan & sistem relevan, subsistem, koordinasi, kendali, kebijakan
  • Complex-pluralist: mulai dari situasi tak terstruktur → root definition → model konseptual (SSM)
  • Complex-coercive: tahu kekuatan para pihak, belum ada tools

Well-defined (terstruktur, mudah didefinisikan) vs no-defined (banyak stakeholder, sulit).

7 · Masalah manajerial & taksonomi

TopMiddleOperationalLevelKarakterPendekatanStrategicunstructureduncertaintysimulationTacticalsemi structuredprobabilisticmodel standarOperationalstructureddeterministicmodel standar
Taksonomi masalahIsi
Phenomenadeterministic · probabilistic · uncertainty
Managerialstrategic · tactical · operational
Quantificationquantitative · qualitative

Sistem terintegrasi: work station → manufacturing → enterprise → industrial system bergerak dari structured / deterministic / model standar ke unstructured / uncertainty / simulation.

8 · Sistem terintegrasi

  • Komponen: Man + natural system (equipment + material) dan / atau artificial system (machine + material)
  • Skema: input → proses (man, machine, material) di dalam boundary → output; ada environment & feedback
TipeKomponenTujuan
Work stationman, machine, materialproductivity, efficiency
Manufacturingman, machine, materialQCD
Corporatepeople, facility, materialROI, ROE, IRR
Industrial systempeople, infrastructure, materialproductivity, competitiveness

Industrial system: human activity system & management control system. IE: masalah → model → solusi → keputusan → tindakan pada sistem, dengan kriteria.

9 · Sumber masalah penelitian

Ticehurst & Veal (2000)
Personal interestpengalaman (mis. kerja praktek) · intuisi (ilham dari konsolidasi informasi) · pengamatan sepintas (ilham tanpa rencana karena melihat sesuatu, mis. konstruksi Cakar Ayam)
The literaturelaporan penelitian, saran penelitian lanjutan; artikel, prosiding, TA, tesis, disertasi
Policy / managementpernyataan pemegang otoritas; kebijakan yang perlu langkah operasional atau tak berjalan sesuai rencana
Social issuesisu sosial
Popular issuesdiskusi, seminar, pertemuan ilmiah (pakar melihat masalah secara profesional); isu kontemporer

10 · Dari gejala ke masalah

  • Yang terlihat umumnya gejala (symptom), bukan masalah; gejala = keluhan / claims yang menunjukkan ada masalah untuk diselidiki
  • Contoh gejala: delivery telat 2 bulan; absensi pegawai naik
Symptom → akar masalah (root causes) → definisi masalahProblem = situasi tak memuaskan: harapan vs kenyataan
1 Preliminary study2 List of symptoms3 Analysis4 Identify root causes5 Define problem
  • Analisis sistem nyata: structural, functional, boundary, environment, objective
  • Gejala: tipe, magnitude, dampak. Akar: pendekatan sistemik, fishbone, six word diagram (6W – 12 pertanyaan), causal analysis
  • Define: masalah utama & masalah sekunder
  • Perlu: wawancara, observasi, data sekunder, lingkungan sistem + studi literatur

11 · Alat bantu perumusan

Fishbone (cari akar penyebab; contoh: malas, umur mesin tua, sempit & panas, tak ada rencana perawatan, alat tidak lengkap):

Waktu perbaikanmesin yangcukup lamaManusiaMesinLingk. kerjaMetode kerjaPeralatan

Soft System Methodology (7 langkah):

1 Situasitak terstruktur2 Situasidiekspresikan3 Rootdefinitions4 Modelkonseptual5 Bandingkanmodel vsdunia nyata6 Perubahandesirable &feasible7 Aksi untukmemperbaikisituasi

12 · Menentukan topik penelitian

InterestBroadtopicNarrowtopicResearchquestion(s)
  • Interest → broad problem area: sudut pandang praktis (boleh ilmiah), observasi awal cari gejala, kenali problem owner
  • Narrowing: wawancara & diskusi (formal / informal) + review dokumen + lihat sistem, lingkungan, konteks + studi literatur
  • Data primer (dari situasi aktual) & sekunder (sumber tersedia): latar belakang organisasi, kebijakan, persepsi, sikap, respons perilaku
  • Data awal: cari kerangka masalah; identifikasi konsep, teori, fakta, metodologi; posisikan penelitian; hindari duplikasi; tentukan kontribusi
  • Studi literatur: definisi masalah lebih baik, variabel penting tak terlewat, hindari reinventing the wheel, strukturkan hasil wawancara, bangun kerangka teoritis

13 · Pendefinisian masalah yang baik

Relevantisu perbaikan urgen untuk perusahaan (sistem terintegrasi); masalah baru / belum ada penjelasan / masih kontradiktif
Feasiblebisa diselesaikan dalam kerangka waktu & sumber daya penelitian
Interestingmenarik, memberi motivasi peneliti
  • Dirumuskan dalam kalimat tanya (bagaimana, apa, apakah); jelaskan why (tujuan) & what (pertanyaan penelitian)
  • Cara menjawab RQ → tujuan penelitian
  • Bentuk issue: masalah saat ini; keinginan memperbaiki kondisi; penjelasan konseptual untuk bangun teori; situasi menjawab RQ secara empiris

14 · Memilih masalah

  • Dari arah masalah: kontribusi ke teori & aplikasi praktis. Dari arah peneliti: ketersediaan (biaya, waktu, alat), penguasaan (teori, metode)
InterestMagnitude (pengetahuan memadai)Measurement of concepts (dapat diukur)Level of expertiseRelevance (profesionalisme)Availability of data (sekunder)Ethical issues
  • Identifikasi: masalah banyak, perlu mata terlatih. Pemilihan: periksa kelayakan. Rumusan: padat, jelas, beri petunjuk pengumpulan data

Dirangkum dari slide kuliah TI5004 (Materi 3). Cocokkan lagi dengan slide untuk detail lengkap.