1 · Definisi masalah
- No Problem, No Research: penelitian = usaha sistematik & terorganisir memecahkan masalah pada sistem terintegrasi
- Perceived = dirasakan / dipersepsikan → ada orang atau kelompok pemilik masalah
- What it should be = yang diinginkan / preferensi → kriteria solusi
- Situasi: penyebab belum diketahui; banyak alternatif solusi
- Gap: yang seharusnya vs yang terjadi · yang diperlukan vs yang tersedia · yang diharapkan vs kenyataan
2 · Mengapa rumusan masalah penting
- Tujuan jelas → mudah susun rancangan & tentukan rute terpendek (cara sampling, percobaan)
- Rumusan baik = setengah jalan penelitian: arahkan literatur, beri gambaran metode, jelaskan kriteria selesai, gambarkan hasil
- Masalah di sistem terintegrasi (people, materials, information, equipment, energy) tidak langsung terlihat; perlu proses memahami sistem nyata: ubah abstrak → kongkrit
3 · Posisi dalam proses penelitian (Sekaran 2000)
4 · Jenis masalah · sistem
| Simple | Complex | |
|---|---|---|
| Elemen | sedikit | banyak |
| Interaksi | sedikit, terorganisasi | banyak, longgar |
| Atribut elemen | sudah ditentukan | tidak ditentukan |
| Perilaku | hukum jelas | probabilistik |
| Evolusi | tak berevolusi, cenderung tertutup | berevolusi, terbuka |
| Subsistem | tak punya tujuan sendiri | purposeful, bangkitkan tujuan sendiri |
5 · Jenis masalah · partisipan
| Unitary | Pluralist | Coercive | |
|---|---|---|---|
| Kepentingan | sama | dasar kompatibel | tak sama |
| Nilai & keyakinan | sangat kompatibel | beda sebagian | bertentangan |
| Tujuan & cara | sepakat | belum tentu sepakat, kompromi mungkin | tak sepakat, kompromi sejati tak mungkin |
| Keputusan | semua ikut | semua ikut | sebagian dipaksa menerima |
6 · 6 konteks masalah (sistem × partisipan)
| Unitary | Pluralist | Coercive | |
|---|---|---|---|
| Simple | ✓ | ✓ | ✓ |
| Complex | ✓ | ✓ | ✓ |
- Simple-unitary: tujuan mudah ditetapkan; model kualitatif / terstruktur
- Simple-coercive: beda kepentingan; tiap kelompok pakai kekuasaan memaksakan strateginya; sumber kekuatan mudah dikenali
- Complex-unitary: tentukan tujuan & sistem relevan, subsistem, koordinasi, kendali, kebijakan
- Complex-pluralist: mulai dari situasi tak terstruktur → root definition → model konseptual (SSM)
- Complex-coercive: tahu kekuatan para pihak, belum ada tools
Well-defined (terstruktur, mudah didefinisikan) vs no-defined (banyak stakeholder, sulit).
7 · Masalah manajerial & taksonomi
| Taksonomi masalah | Isi |
|---|---|
| Phenomena | deterministic · probabilistic · uncertainty |
| Managerial | strategic · tactical · operational |
| Quantification | quantitative · qualitative |
Sistem terintegrasi: work station → manufacturing → enterprise → industrial system bergerak dari structured / deterministic / model standar ke unstructured / uncertainty / simulation.
8 · Sistem terintegrasi
- Komponen: Man + natural system (equipment + material) dan / atau artificial system (machine + material)
- Skema: input → proses (man, machine, material) di dalam boundary → output; ada environment & feedback
| Tipe | Komponen | Tujuan |
|---|---|---|
| Work station | man, machine, material | productivity, efficiency |
| Manufacturing | man, machine, material | QCD |
| Corporate | people, facility, material | ROI, ROE, IRR |
| Industrial system | people, infrastructure, material | productivity, competitiveness |
Industrial system: human activity system & management control system. IE: masalah → model → solusi → keputusan → tindakan pada sistem, dengan kriteria.
9 · Sumber masalah penelitian
| Ticehurst & Veal (2000) | |
|---|---|
| Personal interest | pengalaman (mis. kerja praktek) · intuisi (ilham dari konsolidasi informasi) · pengamatan sepintas (ilham tanpa rencana karena melihat sesuatu, mis. konstruksi Cakar Ayam) |
| The literature | laporan penelitian, saran penelitian lanjutan; artikel, prosiding, TA, tesis, disertasi |
| Policy / management | pernyataan pemegang otoritas; kebijakan yang perlu langkah operasional atau tak berjalan sesuai rencana |
| Social issues | isu sosial |
| Popular issues | diskusi, seminar, pertemuan ilmiah (pakar melihat masalah secara profesional); isu kontemporer |
10 · Dari gejala ke masalah
- Yang terlihat umumnya gejala (symptom), bukan masalah; gejala = keluhan / claims yang menunjukkan ada masalah untuk diselidiki
- Contoh gejala: delivery telat 2 bulan; absensi pegawai naik
- Analisis sistem nyata: structural, functional, boundary, environment, objective
- Gejala: tipe, magnitude, dampak. Akar: pendekatan sistemik, fishbone, six word diagram (6W – 12 pertanyaan), causal analysis
- Define: masalah utama & masalah sekunder
- Perlu: wawancara, observasi, data sekunder, lingkungan sistem + studi literatur
11 · Alat bantu perumusan
Fishbone (cari akar penyebab; contoh: malas, umur mesin tua, sempit & panas, tak ada rencana perawatan, alat tidak lengkap):
Soft System Methodology (7 langkah):
12 · Menentukan topik penelitian
- Interest → broad problem area: sudut pandang praktis (boleh ilmiah), observasi awal cari gejala, kenali problem owner
- Narrowing: wawancara & diskusi (formal / informal) + review dokumen + lihat sistem, lingkungan, konteks + studi literatur
- Data primer (dari situasi aktual) & sekunder (sumber tersedia): latar belakang organisasi, kebijakan, persepsi, sikap, respons perilaku
- Data awal: cari kerangka masalah; identifikasi konsep, teori, fakta, metodologi; posisikan penelitian; hindari duplikasi; tentukan kontribusi
- Studi literatur: definisi masalah lebih baik, variabel penting tak terlewat, hindari reinventing the wheel, strukturkan hasil wawancara, bangun kerangka teoritis
13 · Pendefinisian masalah yang baik
| Relevant | isu perbaikan urgen untuk perusahaan (sistem terintegrasi); masalah baru / belum ada penjelasan / masih kontradiktif |
| Feasible | bisa diselesaikan dalam kerangka waktu & sumber daya penelitian |
| Interesting | menarik, memberi motivasi peneliti |
- Dirumuskan dalam kalimat tanya (bagaimana, apa, apakah); jelaskan why (tujuan) & what (pertanyaan penelitian)
- Cara menjawab RQ → tujuan penelitian
- Bentuk issue: masalah saat ini; keinginan memperbaiki kondisi; penjelasan konseptual untuk bangun teori; situasi menjawab RQ secara empiris
14 · Memilih masalah
- Dari arah masalah: kontribusi ke teori & aplikasi praktis. Dari arah peneliti: ketersediaan (biaya, waktu, alat), penguasaan (teori, metode)
- Identifikasi: masalah banyak, perlu mata terlatih. Pemilihan: periksa kelayakan. Rumusan: padat, jelas, beri petunjuk pengumpulan data